♥️ Resensi Novel Kata Rintik Sedu

Bacaresensi novel kata rintik sedu novel online: temukan daftar resensi novel kata rintik sedu cerita di Goodnovel, dengan banyak koleksi novel web populer
Novel Kata by Rintik Sedu – Halo Grameds, satu lagi buku adaptasi Wattpad yang patut dijadikan teman mengisi waktu luang kamu. Novel Kata by Rintik Sedu bercerita tentang hati Binta yang penuh bimbang. Binta terjebak dalam masa lalu yang belum usai, sementara cinta baru yang hangat sudah siap menyambut dirinya untuk melangkah maju. Binta, seorang gadis cantik nan menggemaskan. Binta hidup dalam keluarga yang rapuh. Ayah Binta pergi entah ke mana, meninggalkan Binta dengan ibunya. Parahnya lagi, ibu Binta mengidap penyakit kejiwaan, Skizofrenia. Hidup Binta seakan selalu dirundung masalah bertubi. Akibatnya Binta pun tumbuh menjadi orang yang skeptis, Ia selalu merasa bahwa hidupnya selalu berantakan. Binta kini tengah berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi, di kampus Ia dikenal sebagai cewek jutek dan malas bergaul. Kegiatan Binta hanya masuk kelas, selesai kuliah langsung pulang. Binta hanya memiliki satu orang teman, Cahyo. Cahyo sendiri sudah cukup lama mengenal Binta. Dulu pun Cahyo butuh waktu yang sangat lama untuk bisa dekat dengan Binta. Cahyo tahu betul masalah yang dihadapi oleh Binta. Bahkan Cahyo juga sudah akrab dengan ibunya Binta. Binta sangat tidak menikmati masa-masa kuliahnya. Binta kerap dikeluarkan dari kelas oleh dosen. Beruntung Binta punya Cahyo yang selalu ada tiap Binta merasa jenuh dan Bosan. Cahyo memang sangat sabar menghadapi Binta yang keras kepala. Satu waktu ada salah satu senior Cahyo yang tertarik dengan Binta. Ialah Nugraha atau biasa dipanggil Nug, seorang mahasiswa Jurusan Arsitek yang menyandang predikat paling tampan di kampusnya. Sebagai mahasiswa tertampan, Nug jelas banyak digandrungi mahasiswi. Namun dari sekian banyak wanita yang mengejarnya, Nug justru malah tertarik dengan Binta, seorang gadis jutek yang kegiatannya hanya “kupu-kupu” – kuliah-pulang. Hampir setiap hari Nug selalu mencari keberadaan Binta. Sementara Binta, jelas Ia bersikap dingin dan jutek terhadap Nug. Tetapi bukannya kesal ataupun menjauh, Nug malah semakin senang kalau melihat ekspresi wajah Binta yang jutek. Makin hari Nug makin giat mendekati Binta. Semakin jutek Binta, semakin tertarik dan merasa spesial Nug. Padahal Binta memang pada dasarnya bersikap jutek pada semua pria di kampusnya. Mungkin memang Nug ini merupakan karakter yang overconfident. Sementara itu di sisi lain Binta cukup merasa trauma dengan apa yang dilakukan Nug. Binta malah jadi teringat sosok Biru, sang mantan yang dulu juga memperlakukan Binta dengan sangat istimewa. Namun memori indah itupun berujung kemalangan untuk Binta — Biru malah menghilang, meninggalkan Binta tanpa kejelasan. Biru adalah pemuda yang sangat senang bertulang. Bersama Biru, Binta mampu merasakan banyak petualang baru yang membuat hidupnya lebih berwarna. Jika diingat kembali, dulu Biru memang sering mengoceh tentang dirinya yang kelak akan menghilang dari Bumi, dan suatu saat akan bertemu kembali dengan Binta. Hari demi hari, pada akhirnya berbagai usaha Nug membuahkan hasil. Binta sudah mulak terbuka dengannya, bahkan Nug sudah akrab dengan ibu Binta. Binta pun perlahan-lahan mulai melupakan Biru, hatinya mulai terisi oleh kehadiran Nug. Meski begitu dalam benak Binta masih terpendam rasa takut yang sangat dalam. Binta takut kalau pada akhirnya Nug juga akan meninggalkan dirinya – menghilang dari bumi. Suatu hari secara mengejutkan Cahyo memberikan sebuah hadiah kepada Binta — tiket ke Banda Neira. Berhubung Binta sedang merasa bosan, maka pergilah Ia sendiri ke Banda Neira. Dan hal yang lebih mengejutkan lagi sudah menunggu Binta di sana. Sesampainya di Banda Neira, Biru sudah menunggu – siap menyambut Binta. Binta yang terkejut sampai tidak bisa mengendalikan diri. Binta langsung memeluk Biru, dengan erat. Rupanya ini semua sudah Biru rencanakan, Ia sengaja menitipkan tiket untuk Binta kepada Cahyo. Dua sejoli ini pun hanyut dalam haru dan bahagia. Hati Binta kembali luluh. Hari demi hari mereka lalui bersama, sampai pada waktunya Binta harus kembali ke Jakarta. Hati Binta kembali dibuat kalut – remuk. Biru menolak untuk ikut bersama Binta kembali ke Jakarta. Binta pulang dengan berat hati, sesak dan berurai air mata. Penokohan dalam Novel Kata by Rintik Sedu1. Binta2. Nugraha3. Biru4. CahyoProfil Penulis Novel Kata by Rintik SeduKutipan Romantis dari Rintik SeduSinopsis Novel Kata by Rintik SeduNugrahaBiruBintaKelebihan Novel Kata by Rintik SeduKekurangan Novel Kata by Rintik SeduPesan Moral Novel Kata by Rintik SeduRekomendasi Novel Adaptasi Wattpad Lainnya1. Novel Santri Pilihan Bunda2. Novel Laut TengahBuku Best Seller RekomendasiArtikel Terkait Rekomendasi Novel Penokohan dalam Novel Kata by Rintik Sedu 1. Binta Binta Dineschara Pranadipta, dalam novel Kata by Rintik Sedu Ia digambarkan memiliki paras cantik juga menggemaskan. Sayang, Binta sangat menutup diri terhadap orang sekitarnya. Pikiran Binta terjebak dalam trauma masa lalu yang terlalu menyakitkan bagi dirinya. 2. Nugraha Rintik sendu mendeskripsikan sosok Nugraha sebagai sosok yang tampan. Bahkan dalam novel Kata ini, Nugraha adalah yang paling tampan di kampusnya. Selain tampan, dalam novel Kata by Rintik Sedu, Nugraha juga digambarkan sebagai sosok yang teguh dalam menggapai keinginannya. 3. Biru Dalam novel Kata by Rintik Sedu, Biru didapuk sebagai sosok yang menghantui masa lalu Binta. Grameds bisa merasakan bahwa Biru ini merupakan sosok yang bebas dan cenderung menghindari komitmen yang mengikat. 4. Cahyo Cahyo adalah satu-satunya sahabat yang dimiliki Binta yang juga jadi penggerak cerita dalam novel Kata by Rintik Sedu. Cahyo sangat berharap Binta bisa terlepas dari semua beban masa lalu yang selama ini membelenggunya. Profil Penulis Novel Kata by Rintik Sedu Rintik Sedu mulanya adalah sebuah akun di instagram rintiksedu yang kerap mengunggah petikan kata-kata bernada cinta, patah hati, juga persoalan hidup. Akun ini mendapat banyak perhatian dari netizen. Ialah Nadhifa Allya Tsana, seorang gadis kelahiran 4 Mei 1998 sosok yang ada di balik nama pena Rintik Sedu. Tsana berprofesi sebagai penyiar radio juga podcaster. Tsana kerap menulis kalimat-kalimat yang dianggap banyak mewakili perasaan banyak orang. Karenanya berbagai unggahan Rintik Sedu mampu mendapat banyak perhatian, terutama dari kalangan anak muda. Mulanya Tsana menggunakan nama pena Rintik Sedu untuk menyembunyikan identitas dari kawan-kawannya. Namun apa boleh dikata nama Rintik Sedu kian dikenal, terlebih setelah sukses menerbitkan buku Geez and Ann, Tsana tak bisa lagi menyembunyikan identitas aslinya. Kutipan Romantis dari Rintik Sedu Berikut adalah beberapa kutipan kalimat romantis dari Rintik Sedu. Beberapa perasaan tak ingin diabadikan. Mereka hanya ingin dititipkan dan dilepaskan di waktu yang baik. Bukan, bukan karena kata sementara itu menyenangkan, hakikatnya, yang singkat takkan pernah sepadan. Bukan juga karena kata selamanya terdengar mustahil, sejatinya tak ada yang bisa terjadi di bumi, kalau kau bertanya kenapa, sebenarnya aku juga tidak tahu. Aku bukan perasaan. Aku hanya berada di tubuh seorang perempuan yang tiap langkahnya berhadapan dengan perasaan. Dan sejujurnya tak enak, membosankan, mudah senang, mudah kecewa, mudah sedih, tapi juga mudah memaafkan. Kadang ingin sekali aku hidup di dalam pikirannya, iya dia seorang laki-laki yang dari tadi cuma mendengar, cuma membaca, tapi tak pernah merasa. Menerima kehilangan, dan merelakan semua kenangan. Jangan paksakan untuk melupakan dengan melampiaskan. Semua hanya butuh sedikit keikhlasan. Karena pada akhirnya, menyerah akan menjadi benteng terkuat untuk melindungi hati. Jadi tak usah kecewa dengan perpisahan. Kita ada untuk tidak ada. Pertemuan dilahirkan untuk diakhiri. Ia akan pergi dan semesta akan mengirimkan hati yang baru, yang akan mengobati. Yang patah akan kembali utuh, kau hanya perlu percaya itu. Pembunuh paling kejam nomor satu di dunia itu berkeliaran di dalam kepalanya sendiri. Mungkin dia akan baik-baik saja tapi tidak sekarang. Mungkin juga dia tidak akan baik-baik saja, tapi cuma untuk sekarang. Dalam kenyataannya engga ada yang benar-benar tahu berapa sebelumnya takaran kesembuhan yang kita butuhkan, karena bisa rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan. Dengan nama pena Rintik Sedu, setidaknya sudah ada delapan karya Tsana yang dituangkan dalam bentuk buku. Judul-judul karya Rintik Sedu tersebut antara lain trilogi Geez & Ann 1, 2, dan 3, Buku Rahasia Geez, Buku Minta Dibanting, Buku Minta Disayang, Kata yang sedang diulas ini, dan karya kolaborasinya dengan Sapardi Djoko Damono yang berjudul Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang. Nugraha Andai bisa sesederhana itu, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan mengambil risiko, mengorbankan perasaanku. Namun, semua ini di luar kendaliku. Biru Banda Neira adalah hari-hari terakhirku bersamamu. Kutitipkan segala rindu, cerita, dan perasaan yang tak lagi kubawa, lewat sebuah ciuman perpisahan. Berjanjilah kau akan melanjutkan hidupmu bersama laki-laki yang bisa menjaga dan menyayangimu lebih baik dariku. Binta Cinta pertama seorang perempuan yang didapat dari laki-laki adalah dari ayahnya. Dan cinta pertama itu, telah mematahkan hatiku. Ayahku sendiri membuatku berhenti percaya dengan yang namanya cinta. Nugraha, Biru, dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata-kata untuk menjelaskan perasaan. Mereka harus bicara dan berhenti menyembunyikan kata hati serta mencari jawaban dari sebuah perasaan. Kelebihan Novel Kata by Rintik Sedu Konflik batin yang diangkat dalam novel Kata by Rintik Sedu ini bisa terasa dekat dengan apa yang mungkin banyak juga dialami Grameds. Terjebak dalam kisah masa lalu yang belum usai, sulit melangkah maju, juga kisah cinta segitiga. Grameds bisa lebih mudah untuk masuk dan merasakan cerita tentang Binta yang banyak membatin. Dalam tiap bab diselipkan ilustrasi, jadi mata yang sudah lelah membaca bisa sedikit disegarkan dengan gambar-gambar yang nyaman dipandang. Kekurangan Novel Kata by Rintik Sedu Gaya bahasa yang digunakan dalam novel Kata by Rintik Sedu ini boleh dibilang cukup “nyeni”, jadi Grameds siap-siap saja untuk menari bersama kata-kata puitis yang lumayan banyak bertebaran. Pesan Moral Novel Kata by Rintik Sedu Dari novel Kata by Rintik Sedu, Grameds bisa menyimpulkan bahwa membelenggu diri-sendiri dalam ketidakjelasan masa lalu yang belum usai sama saja dengan menghentikan langkah untuk maju menyongsong masa depan. Padahal bisa saja di hadapan kamu sudah terbentang jalan menuju kebahagiaan. Berusaha untuk membuka pikiran sama pentingnya dengan berusaha untuk membuka hati. Seringkali memendam semua beban sendiri malah akan semakin menenggelamkan diri ke dalam derita tiada berujung. Paling tidak carilah satu atau dua orang untuk kamu bisa membuka diri, maka mungkin setidaknya bebanmu terasa sedikit lebih ringan. Seperti Binta yang punya Cahyo, sahabat yang selalu ada untuk dirinya. “Untuk yang terjebak di masa lalu, untuk yang sedang melangkah ragu, buku ini akan membantumu beranjak dari kata yang lalu, ke kata yang baru.” Rekomendasi Novel Adaptasi Wattpad Lainnya Sebagai tambahan referensi sekaligus rekomendasi, berikut ada beberapa buku novel lainnya yang juga merupakan adaptasi dari Wattpad. 1. Novel Santri Pilihan Bunda Perjodohan yang tidak pernah ada dalam buku rencana Aliza. Yaitu harus menikah dengan seorang santri pilihan Bundanya. Kinaan Ozama El Fatih. Seorang santri salah satu pondok pesantren terkenal di kotanya. Pria tinggi, dengan alis tebal. Pahatan wajah yang terbilang sempurna. Serta sedikit rahasia dalam dirinya. Sikapnya yang dingin tak berlaku saat bersama Aliza yang sekarang berstatus istrinya. Entah kenapa sikap manja itu selalu muncul ketika sedang bersama Aliza. Aliza Shaqueena Iqala. Gadis pecinta batu es. Dengan bulu mata lentik serta badannya yang terbilang mungil membuatnya terlihat begitu imut. Sikapnya yang cuek rupanya mengharuskan Kinaan untuk mencair jika bersama Aliza. Karena jika keduanya sama-sama cuek, maka bisa dipastikan hubungannya akan terlihat seperti apa. Bagi Kinaan, walaupun dirinya dan Aliza dijodohkan, Aliza tetaplah istrinya–tanggung jawabnya. Ia harus membimbing Aliza dengan baik, dan membuat bahagia gadis itu. Novel Santri Pilihan Bunda juga merupakan salah satu cerita adaptasi Wattpad. Buku ini merupakan buah karya Salsyabila Falensia Agustia secretwriter. 2. Novel Laut Tengah Haia ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2, namun sayang Ia harus menelan pil pahit karena beasiswanya ditutup pemerintah. Belum usai dengan kesedihannya karena gagal mendapat beasiswa, Haia malah mendapat tawaran diluar dugaan dari salah satu dosennya. Prof. Fatih menawari Haia untuk menjadi istri kedua dari suami keponakannya, Aisa. Tidak hanya sampai di situ, sebagai solusi atas keputusasaan Haia yang gagal mendapat beasiswa, Aisa menjanjikan diri akan membiayai keperluan kuliah Haia jika memang dibutuhkan. Keinginan Haia untuk melanjutkan pendidikannya terlampau kuat, Ia pun menerima tawaran Prof. Fatih dengan syarat agar dirinya bisa melanjutkan kuliahnya ke Negeri Ginseng. Haia pun amat bahagia saat Ia bisa menginjakkan kaki di Korea untuk mengenyam pendidikan yang jadi impiannya selama ini. Di Korea, Haia menjalani kehidupan kuliah selayaknya wanita lajang. Haia menyembunyikan statusnya yang sudah menikah. Lagipula, Bhumi – suami Haia – hanya mau memberi nafkah materi, Bhumi tidak menunjukan ketertarikan terhadap Haia. Sementara itu, Aisa istri pertama Bhumi sudah menganggap Haia seperti adik kandungnya sendiri. Baru sebentar Haia menikmati kebahagiaan dari impiannya, muncul Tera dalam kehidupannya. Tera amat membenci dan kerap menyukitkan Haia. Sementara Haia sendiri tidak tahu kenapa Tera begitu membencinya. Beberapa waktu berselang Haia bertekad untuk mendaftar program beasiswa yang diselenggarakan oleh perusahaan keluarga temannya, Choi Haneul – laki-laki berkebangsaan Korea. Tapi di sisi lain, Haia menemukan fakta yang mengejutkan. Rupanya Aisa tengah mengidap penyakit kanker lambung, dan itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Aisa berkeinginan kelak Haia bisa menjadi ibu sambung untuk putrinya yang masih berusia 5 tahun, Suriah. Semusim kemudian, Aisa wafat. Tapi hal ini tidak membuat Haia mengurungkan niatnya untuk meminta cerai. Haia tetep kukuh ingin bercerai karena Ia sudah beasiswa dari perusahaan keluarga temannya. Meski begitu perasaan Haia tetap dirundung dilema. Makin lama, Haia makin menyadari bahwa dirinya sudah memiliki perasaan terhadap Bhumi. Begitupun sebaliknya, Bhumi pun mampu memenuhi permintaan terakhir Aisa – mencintai Haia dengan tulus. Novel Laut Tengah adalah karya Berliana Kimberly, pemilik akun Wattpad frasaberliana. Grameds, demikian review novel Kata by Rintik Sedu dan beberapa rekomendasi novel adaptasi Wattpad lainnya yang semuanya bisa kamu dapatkan di Sebagai SahabatTanpaBatas Gramedia memberikan produk-produk terbaik agar kamu memiliki informasi LebihDenganMembaca. Penulis M. Hardi GoodNoveladalah platform online gratis untuk membaca resensi novel rintik sedu jenis cerita novel, disini ada lebih dari 1000 seri novel [xx], Beranda / Kata kunci / resensi novel rintik sedu. Filter dengan. Status pembaruan. Semua Sedang berlangsung Selesai. Sortir dengan.
Identitas buku Judul Buku KataPenulis Nadhifa Allya Tsana Rintik SeduTahun Terbit 2018 Cetakan PertamaPenerbit Gagas MediaJumlah 389 HalamanISBN 978-979-780-932-4Sinopsis Seorang gadis bernama Binta Dineskara, yang hidup bersama seorang ibunya yang mengidap penyakit skizofrenia, setelah di tinggalkan oleh suaminya yang entah pergi kemana dan tak pernah kembali lagi ke Binta dipenuhi masalah yang ia sendiri pun bingung harus bagaimana lagi menyikapinya, dan dengan segala masalahnya, Binta tumbuh menjadi gadis misterius, ia tak pernah mau bersosialisi dengan orang lain kecuali Ibunya, pembantunya, dan sahabatnya bernama Cahyo, walapun memang ia adalah mahasiswi ilmu ia masuk jururusan tersebut pun karna ke ingun seseorang yang begitu amat berharga bagia nya, yaitu Biru, sahabat nya sedari kecil yang kini pergi entah kemana ,tak pernah ia temui lagi, namun bayang-bayang Biru tak pernah hilang dari ingatannya,Biru tetap lah Biru yang ia rindukan, yang ingin sekali ia temui suatu saat ketika Datang lah seorang pria bernama Nugraha dalam kehidupan Binta, nugraha yang menyukai Binta namun Binta merasa risi dengan kedatangan Nug, ia meresa Nugraha terlalu berlebihan terhadapnya, meski memang Nugraha sangat baik sekali bahkan ia baik kepada ibunya Binta, ia rela mengunjungi rumah Binta untuk sekedar melihat kondisi ibunya, memanggil tukang untuk membereskan koloma ikan setiap minggu nya. Suatu hari cahyo, sahabatnya binta satu satunya di kampus, memberikan sebuah tiket untuk binta, agar pergi berlibur,binta mengiyakan saran Cahyo..Binta bergegas sampai tujuan, Binta bertemu dengan orang yang tak ia sangka, yaitu Biru,yaa Sebelumnya Cahyo sudah mengenal Biru, Liburan nya ia habiskan bersama biru hingga saat nya pulang tiba, Mau tak mau binta harus balik lagi dan kembali hidupnya di ganggu oleh seorang Nugraha, namuun dengan segala perhatian nugraha hati Binta mulai luluh ia perlahan menghapus bayang-bayang Biru dan mulai menaruh hatinya pada buku kata Buku nya membuat si pembaca menjadi terus menrus penasarn dengan isi cerita nya, hingga tak ingin berhenti membuka halaman per halaman yang ada dalam buku kata ini. Kekurangan Kata-kata nya terlalu berbelit, hingga harus berpikir aga lama untuk mencerna kata-kata yang digunakan.
1 Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat. 2. Review Buku kata _ Rintik Sedu 3. Berbagi Ilmu 5. Pengertian Resensi Resensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku, ulasan buku. 6. Kompasiana.com 7. Nasional - Republika 8. FAM []
Sinopsis Novel Kata Andai bisa sesederhana itu, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan mengambil risiko, mengorbankan perasaanku. Namun, semua ini di luar kendaliku. -Nugraha, Novel Kata- Banda Neira adalah hari-hari terakhirku bersamamu. Kutitipkan segala rindu, cerita, dan perasaan yang tak lagi kubawa, lewat sebuah ciuman perpisahan. Berjanjilah kau akan melanjutkan hidupmu bersama laki-laki yang bisa menjaga dan menyayangimu lebih baik dariku. -Biru, Novel Kata- Cinta pertama seorang perempuan yang didapat dari laki-laki adalah dari ayahnya. Dan cinta pertama itu, telah mematahkan hatiku. Ayahku sendiri membuatku berhenti percaya dengan yang namanya cinta. -Binta, Novel Kata- Nugraha, Biru, dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata-kata untuk menjelaskan perasaan. Mereka harus bicara dan berhenti menyembunyikan kata hati serta mencari jawaban dari sebuah perasaan. Detail Buku Judul Buku Kata Tentang senja yang kehilangan langitnya. Penulis Nadhifa Allya Tsana Rintik Sedu Tahun Terbit 2018 Penerbit Gagas Media Jumlah 389 Halaman ISBN 978-979-780-932-4 Cover Novel Kata Cover Novel Kata Pertama kali saya menemukan novel ini di salah satu platfom buku yang cukup hits, wattpad. Dua sejoli dengan latar belakang berwarna jingga cukup membuat saya penasaran di penghujung tahun 2018 lalu. Sampulnya berbahan soft cover dengan nama pena penulis di bagian bawahnya. Chapter yang tidak lengkap kurang beberapa bab terakhir di wattpad membuat saya mau-tidak-mau beralih ke buku cetak untuk mengetahui akhir kisahnya. Di awal tahun 2020 ini. Novel Kata mendapatkan wajah/cover barunya. Genre Novel Kata Novel Kata bertemakan kisah cinta remaja di lingkungan perkuliahan. Dimana sang tokoh utama belum bisa melupakan cinta pertama di masalalu hingga suatu saat muncul orang baru dalam hidupnya. Masalah di novel ini berfokus pada konflik batin perasaan cinta segi tiga antara Binta, Nugraha, dan Biru. Tokoh dan Penokohan Kata bercerita tentang kehidupan seorang gadis bernama Binta, seorang mahasiswi ilmu komunikasi kupu-kupu kuliah-pulang-kuliah-pulang yang memiliki sifat keras kepala, suka menyendiri, tidak mudah bergaul, dan sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain. Satu-satunya teman yang Binta miliki di kampus adalah Cahyo. Di tengah hari-harinya, Binta tidak sengaja bertemu dengan Nugraha. Mahasiswa Arsitektur yang lebih senior darinya. Sosok Nug, panggilan akrab untuk Nugraha, ditampilkan sebagai seseorang super hero dengan sifat yang sangat sabar dan gigih. Meski Binta selalu mencoba menyuruhnya pergi berkali-kali, Nug selalu berusaha meyakinkan tambatan hatinya tentang keseriusannya dan pantang menyerah. Tokoh lain yang mewarnai novel ini adalah sosok Biru. Teman masa kecil Senjani nama khusus yang Biru berikan kepada Binta. Biru merupakan seseorang di masalalu sekaligus cinta pertama bagi Binta yang sangat sulit untuk ia lupakan. Bahkan meski sudah berpisah selama bertahun-tahun, kehadiran Biru selalu Binta nantikan. Berbeda dengan Nugraha yang gigih. Biru memiliki sifat yang pesimis, suka membuat puisi dan berkelana ke berbagai tempat serta di gambarkan menjadi seorang pemuda dengan masa depan yang tidak jelas. Beberapa tokoh pendukung lainnya bisa kalian temukan di novelnya. Alur Novel Kata Novel Kata memiliki alur maju. Menceritakan awal mula kehidupan Senjani bersama Biru kemudian bertemu dengan Nugraha. Konflik mulai memuncak ketika Binta tidak sengaja bertemu dengan Biru dan mempertanyakan arti hubungan mereka yang sebenarnya. Sudut Pandang Novel Kata mengadopsi sudut pandang orang ketiga serba tahu. Dimana Tsana, sang penulis, sangat mengetahui setiap detail kejadian dan konflik batin yang dirasakan oleh setiap tokohnya. Gaya Bahasa Penulis menggunakan gaya bahasa sama di setiap Novelnya. Bahasa yang apa adanya, sederhana, namun syarat akan makna. Tidak bisa dipungkiri, hal inilah yang membuat saya jatuh cinta saat pertama kali membaca sinopsisnya. Penyampaian perasaan yang dialami tokoh digambarkan oleh penulis dengan sangat apik. Novel ini juga mengandung majas-majas yang memperindah gaya bahasanya. Amanat Cerita Novel Kata Bagian ini yang membuat saya cukup menyesal. Ya, menyesal kenapa tidak membacanya dari dahulu. Karena kisah dalam novel ini hampir sama seperti kisah cinta saya LOL. Bedanya novel ini berlatar belakang anak kuliahan, sedangkan saya SMA. Biar curcolnya nggak kebanyakan, berikut adalah amanat yang saya dapatkan setelah membaca novel Kata ini. Berusahalah jujur dengan perasaan sendiri Banyak orang yang lebih memilih untuk memendam perasaan dengan alasan kebaikan orang yang disayang. Padahal tidak selamanya begitu. Bisa jadi orang yang kita sayang justru menunggu kita untuk menyatakan perasaannya terlebih dahulu. Kan bisa berabe kalau sama-sama nunggu dan saling tidak mau tahu. Nanti kalau sudah ada orang lain yang hadir di salah satu pihak, baru deh menyesal. Terlambat menyadari perasaanya. Belajar untuk Berdamai dengan Masalalu Siapa nih yang belum bisa move on dari masalalunya? Apasih yang ditunggu? Belum cukup sakit hatinya? Emang sih melupakan itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Deket udah lama. Kemana-mana selalu berdua. Nggak taunya ditinggal begitu aja tanpa alasan. Kalau quotes andalan saya sih ; Sebenarnya pergimu atas salahku yang mana? Buat kalian yang belum bisa move on, ayolah sadar sobat. Masih banyak yang harus kamu perjuangkan. Masih banyak yang sayang dengan kamu. Jangan membuang-buang waktu untuk seseorang yang sudah tidak perduli pada hidupmu. Boleh Cinta tapi Jangan Jadi Buta. Ibarat pribahasa ; kalau sudah cinta, tai kucing jadi rasa coklat. Saat kita terlalu fokus mencintai seseorang, sekitar kita jadi terasa ngeblur. Mirip-mirip sama fitur auto fokus di kamera. Semua hal yang difikirkan tentang seseorang yang kita cinta. Sampai-sampai dibuat buta dengan keberadaan di sekitar. Kalau ada orang yang mencintai kita dengan tuluspun akhirnya akan tersingkir. Perjuangannya terlihat tidak ada artinya. Berusalah Tegas dalam Mengambil Keputusan Cinta segitiga itu rumit. Jadi sangat dibutuhkan suatu keputusan yang tegas. Lebih cepat lebih baik. Bisa jadi kita merasa nyaman saat bersama A. Tapi fikiran selalu bersama B. Semua itu ilusi. Nggak ada yang namanya cinta segitiga. Cuma kamu saja yang belum paham perasaanmu untuk siapa. Menikah Bukan Hanya Tentang Cinta tapi Komitmen Hadeuh jaman sekarang memang sudah tidak terhitung lagi cerita perceraian. Mirisnya, perceraian itu harus terjadi karena orang ketiga. Lagi-lagi siapa yang menjadi korban? Anak. Quotes Favorit di Novel Kata Ada beberapa kutipan yang sangat saya sukai dari Novel ini. Cinta tak perlu memiliki, karena ujung dari rasa sayang bkn kepemilikan, tapi keikhlasan. -Novel kata, Rintik Sedu- Perempuan itu harus pintar, bukan untuk siapa-siapa, bukan untuk jadi kaya, tapi untuk melahirkan anak yang pintar seperti ibunya. Lagi pula, perempuan harus punya pendidikan karena dari situ ia dihargai." -Novel kata, Rintik Sedu- Sebenarnya ada banyak kutipan yang sangat relate dengan kehidupan. Tapi kedua kutipan di atas adalah favotit saya. Keunggulan Buku Saya sangat menyukai gaya bahasa Tsana yang sederhana dan mudah dipahami. Di setiap babnya, ada ilustrasi pendukung yang memanjakan mata pembaca setelah berlelah-lelah menjelajahi huruf demi huruf. Kekurangan Buku Meskipun buku ini menjadi best seller bahkan selama berbulan-bulan lamanya, tidak menuntut kemungkinan adanya kesalahan bukan? Beberapa kali saya sempat menemukan kesalahan kata di novel ini. Kalimat yang seharusnya dirasakan oleh tokoh A justru di tulis menjadi tokoh B. Juga terdapat 2-3 kesalahan tulisan lainnya. Di awal ceritapun saya merasa sedikit janggal. Binta digambarkan memiliki sifat yang sulit untuk bersosialisasi namun justru dekat dengan ibu-ibu penjual nasi uduk dan bahkan memeluknya. Konsistensi karakter sangat kurang di sini. Rekomendasi Novel Kata Menurut saya, novel ini sangat cocok untuk pecinta genre roman teenlit. Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca para remaja. Atau mungkin kamu punya doi yang nggak peka dan belum bisa move on dari masa lalunya? Novel Kata ini bisa jadi solusi yang tepat untuk menyadarkannya. Rate ⭐⭐⭐⭐With love,
NOVEL"KATA"BY RINTIK SEDU AS AN ALTERNATIVE TEACHING MATERIALS FOR CLASS XII SMA STUDENTS By Rizky Muhammad Riyadi NIM 175030005 ABSTRACT This study aims to find the intrinsic and extrinsic elements contained in the novel "Kata" by Rintik Sedu by analyzing it and utilizing the results of the analysis to
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar kawan sekalian, sebangsa setumpah darah dan sebahasa ataupun yang diluar sana? Selamat menjalani hidup kalian wahai pecinta buku, ahli kitab, atau apapun itu julukan orang yang senang membaca buku. Alhamdulillah Tuhan mengizinkan saya kali ini memposting sebuah resensi sebuah novel, yang mana novel ini tidak lama diterbitkan dan tiba-tiba menjadi best seller, bahkan di karya buku sebelumnya sedang digarap menjadi sebuah film .Apalagi tema yang diangkat penulis adalah teenlit atau remaja dan juga cinta, menambah menarik minat Sebuah pencapaian yang mengagumkan,bukan? Ahh, bicara soal muda tak ada habisnya, langsung kita ke to the point, disini saya uraikan resensi novel karya Rintik Sedu. Sebelum kita masuk ke resensi karya nya yang berjudul Kata, kita simak dahulu sedikit tentang profil dan kepengarangan Rintik Sedu. PROFIL DAN KEPENGARANGAN Nadhifa Allya Tsana lahir di bumi tepatnya di Jakarta, 4 Mei 1998, dia sudah menulis sejak diajari menulis oleh orang tuanya, yang mengatakan bahwa Tsana mulai menulis sejak SMA itu bohong. Awalnya ia gemar menulis prosa dan sajak di Blogspot ketika SMA. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan di Poltekkes II jurusan Teknik Elektromedik. Tsana membuat akun tempat menuangkan suasana hatinyaRintik Sedu. Rintik Sedu adalah nama akun instagram yang dipilih Nadhifa Akkya Tsana tsana untuk memposting tulisan-tulisannya. Beberapa karyanya yang sudah diterbitkan antara lain ¤ Geez dan Ann 1 2017 ¤ Geez dan Ann 2 2017 ¤ Kata 2018 ¤ Rahasia Geez 2018 Nah, itulah sedikit tentang profil dan kepengarangan dari penulis, sekarang mari kita ulas salah satu karya bukunya yang berjudul Kata.“Untuk yang terjebak di masa lalu, untuk yang sedang melangkah ragu, buku ini akan membantumu beranjak dari kata yang lalu ke kata yang baru” 》IDENTITAS BUKU Judul Buku Kata, “tentang senja yang kehilangan langitnya” Penulis Rintik Sedu Editor Sulung S. Hanum Penyelaras Aksara Ry Azzura Desainer Sampul hellodita Ilustrasi Isi hellodita Penyelaras Sampul Agung Nurnugroho Jenis Novel Novel Fiksi Penerbit GagasMedia Tahun Terbit 2018 cetakan pertama Kota Terbit Jakarta Selatan Tebal Buku 13 x 19 cm Jumlah Halaman vi + 389 halaman Nomor ISBN 978-979-780-932-4 Harga Rp. P. Jawa 》Sinopsis Binta Dineshcara, seorang mahasiswi komunikasi yang berparas cantik. Namun di sisi lain ia sangat tertutup dan cuek, membuat dirinya tak memiliki banyak teman. Binta lebih senang tenggelam bersama dunianya yang kelam dan hitam itu, menurutnya. Binta hidup dengan mamanya yang mengidap penyakit Skizofrenia, sedangkan papanya entah sekarang ada dimana. Sejak kepergian ayahnya hidup Binta semakin kelam, ditambah permasahan masa lalu Binta yang kini entah akan menggantung sampai berapa lama. Beruntung Binta masih punya Cahyo, satu-satunya teman yang mungkin Binta punya. Kehidupan Binta di kampus pun tak begitu menyenangkan, ia lebih senang menghabiskan waktunya dengan kesendirian yang ia buat. Sampai suatu ketika ada seorang Nugraha yang muncul mengusik kehidupannya, termasuk perasaan Binta. Nug atau Nugraha digambarkan seseorang yang memiliki seribu kotak kesabaran terlebih dalam menghadapi Binta yang begitu cuek. Selama pendekatan dengan Binta, hanya ada penolakan dan juga usiran untuknya agar menyerah saja, itu yang hanya Nug terima, namun karena itulah Nug masih bertahan dan terus saja memperjuangkan Binta, bahkan hampir saja Binta luluh dengan kegigihan Nug. Bukan Nugraha jika akhirnya memilih menyerah dan pergi. Sementara Binta, seola menyerah dengan masa lalu yang kian membelenggunya. Di pertengahan muncul satu nama yang hadirnya begitu jarang diungkap namun inilah yang menjadi latar belakang Binta. Ia bernama Biru, Biru adala satu-satunya alasan Binta untuk melanjutkan hidupnya. Berpisah selama beberapa tahun, hingga pada suatu ketika semesta menyetujui mereka untuk bertemu di suatu tempat bernama Banda Neira. Alih-alih mendapat kepastian akan kisahnya bersama Biru yang selama ini menggantung, Binta justru dihadapkan pada kenyataan yang membuat hidupnya semakin pahit. Sementara di Jakarta , makhluk aneh yang tak kenal menyerah masih selalu ada untuk Binta, dan menjadi penawar sakit yang Binta rasakan. Lantas apakah kisah mereka akan berakhir disini ? Nugrah, Biru, serta Binta sama-sama membelakangi serta sama-sama pergi. Mereka perlu beberapa kata untuk menuturkan perasaan. Binta yang marah melihat Nug bersama masa lalunya, dan juga dikejutkan dengan kedatangan Biru yang tiba-tiba yang tidak lain ingin mengajak Binta untuk hidup bersamanya dan meninggalkan Jakarta menuju Banda Neira. Nugraha mengetahui kabar tersebut dari Cahyo dan berusaha mencegahnya, sayang keputusan Binta sudah bulat. Hidup bersama Biru adalah tujuan hidupnya. Sementara itu Nugraha medapat beasiswa ke Australia. Nug bisa saja membatalkan keberangkatannya asal Binta meminta, namun Binta tak mau melakukan itu. Kemudian bagaimana kisah akhir mereka. Akankah Biru membawa Binta ke Banda Neira dan apakah Binta bersedia ? Lalu bagaimana dengan kepergian Nug ke Australia ? 》Unsur Intrinsik • Tema Kisah remaja penuh konflik yang unik dan juga menarik. • Tokoh dan Penokohan a. Binta Dineshcara, dikenal cuek, tertutup, namun sangat rapuh hatinya. b. Biru, dikenal sosok masa lalu Binta yang sampai kini belum pasti keberadaannya. c. Nugraha, dikenal bak superhero, sangat sabar, gigih dan juga perhatian. d. Cahyo, dikenal sebagai satu-satunya teman Binta yang baik dan ramah. Sisanya , bisa ditemukan di dalam buku ya.. haha. • Alur Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur maju dimana cerita yang ditulis sangatlah runtut dan sinkronis antara kejadian satu dengan yang lainnya. • Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang orang ketiga, karena penulis disini berposisis seolah dia tahu segalanya yang terjadi dan dialami Tokoh. • Amanat Untuk mendapat sesuatu yang benar-benar kita inginkan, perlu perjuangan yang butuh banyak pengorabanan. Katakan selagi mampu, ungkapkan sebelum semuanya terlambat. Sejauh apapun jarak dan tantangan, jika Tuhan mentakdirkan bersama dalam suatu ikatan maka apapun akan dilakukan. Disini hanya beberapa amanat yang bisa diulas saya, selebihnya kita bisa mendapatinya di dalam buku Kata karya Rintik Sedu. 》Resensi ¤ Keunggulan Buku Sebuah novel yang bergenre Remaja dan cinta tentunya. Namun yang unik disini adalah bagaimana penulis meracik cerita dan konflik di dalamnya menjadi begitu kompeks sekaligus unik dan juga menarik untuk dinikmati pemabacanya. Alur cerita yang diagambarkan sangat rinci sehingga tidak membuat pembaca kebingungan. Desai isi yang rapih dan juga dibubuhi ilustrasi gambar, menambah kesan dan juga suasana cerita di dalamnya. Desain cover latar senja dan juga dua orang seakan menggambarkan senja yang kehilangan langitnya seperti judul yang ditulis di bagin covernya. ¤ Kekurangan Buku Sedikit kekurangan, hanya ada beberpa kata yang terkadang salah tulis. Juga mungkin di bagian halaman akhir buku ditambah biografi singkat penulis agar pembaca pun bukan sekedar tahu karya namun juga pencipta karyanya. 》 Kesimpulan Novel ini merupakan novel bergenre remaja dan juga cinta. Menceritakan kisah seorang anak kuliahan yang hidup berdua dengan seorang ibunya yang mengalami penyakit langka dan juga kisah asmara tokoh utama yang diceritakan secara runtut dan sinkronis. Nah, itulah resensi dari salah satu buku Rintik Sedu yang berjudul Kata, semoga setelah membaca disini, kalian dapat lebih semangat dalam membaca dan membaca. Wassalamu’alaikum wr. wb.
Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial yang ada pada novel Kata karya Rintik Sedu, hubungan antara nilai sosial dengan kondisi masyarakat dalam novel Kata karya Rintik Sedu, dan relevansi hasil penelitian tentang nilai sosial dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII. Peserta didik diharapkan dapat meningkatkan wawasan mengenai kajian

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Judul Buku KataPenulis Nadhifa Allya Tsana Rintik SeduTahun Terbit 2018 Cetakan Pertama Penerbit Gagas Media Jumlah 389 HalamanISBN 978-979-780-932-4 Nadhifa Allya Tsana lahir di Jakarta, 04 Mei 1998, pemilik akun Instagram bernama Rintik Sedu ini gemar menulis prosa dan sajak di Blogspot ketika SMA. saat ini ia sedang menempuh Pendidikan di Poltekkes II Jurusan Teknik Elektromedik. Tsana juga sering membuat podcast di akun Youtube dan Spotify nya. Beberapa karyanya yang sudah di terbitkan antara lainGeez & Ann 1, 2017 Geez & Ann 2, 2017 Kata, 2018 Binta Dineschara, gadis cantik dan juga menggemaskan. Ia hidup di sebuah keluarga yang bisa dibilang sudah rapuh, Ayahnya meninggalkan ia dan Ibunya, entah Ayahnya pergi kemana. Ibunya mengidap penyakit kejiwaan Skizofrenia. Masalah hidup selalu datang menghampiri Binta, hal itulah yang membuat Binta merasa hidupnya selalu berantakan. Binta adalah orang yang sangat sulit untuk dijak bergaul, ya karna ia berfikir ia lebih baik mengurus ibunya dirumah daripada bergaul bersama teman-temannya. Ia hanya memiliki satu teman, Cahyo. Bahkan Cahyo saja membutuhkan waktu yang sangat lama agar ia bisa menjadi sahabat Binta. Cahyo sudah tau sifat Binta, ia juga sudah akrab dengan Ibunya Binta dan ia sudah tau masalah hidup apa saja yang sedang dihadapi oleh Binta. 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya

Apabilasuka membaca novel ada judul yang sangat direkomendasikan. Judul novel tersebut adalah Kata Rintik Sedu. Novel ini ditulis oleh Nadhifa Allya Tsana pada tahun 2018. Novel ini cocok dijadikan bacaan karena isinya sangat ringan. Jika ingin mengetahui lebih dalam mengenai novel ini, simak sinopsis novel Kata Rintik Sedu di bawah ini.
ISBN: -4. Harga P. Jawa : Rp.99.000. Nugraha, Biru, dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata-kata untuk menjelaskan perasaan. Mereka harus bicara dan berhenti menyembunyikan kata hati serta mencari jawaban dari sebuah perasaan. PRA Tentang perempuan yang mencintai rumah duka. Kinan, namanya, Kinanti. Ia mencintai kematian beserta serangkaian upacara kepergian karena di sanalah ibunya berada. Namun, seiring waktu berjalan, Kinan harus berhadapan dengan banyak kematian dalam bentuk yang berbeda-beda.
Reviewbuku minta dibanting dari rintik sedu. Kalau menurutku buku ini termasuk ke dalam jenis buku puisi. Di dalamnya ada kata-kata puitis yang relate sama kehidupan para single yang bisa bikin senyum-senyum sendiri gitu. Mengajarkan kita juga biar gak gampang baper, biar bisa move on juga. Bagian sebaliknya di cover depan itu, ada penjelasan kenapa si rintik sedu memilih mblo dan mblu
Свец լ ሒմуԺ дрከ ոν
Խлեр дዮዔТрուπибрոз ረիւуρ
Ч ыՈςθቇущ ፏζи
Умосεс ሾφясви мСрիշаጄէζа ዷεպизо
Уцупеչа иյоςоφታдխд увοбΥгл иπዌск
Глοሬዳնил аբоጩիст ሾпрըхруΕኩонա ዩсрህኺሽճኮци ուкеጹիдрθм
.